Skip to main content

Usia dan Hubungan

Assalamu'alaykum

Hi, aku mau bicarain sesuatu. Tentang hubungan.
Langsung aja, kalian ngerasa ga sih, di usia-usia 20 tahunan ke atas, pandangan kalian tentang hubungan itu udah mulai beda?
Yang dulunya kalo naksir dikit, jadian. Deket dikit, tembak. Sekarang hmmm we don't waste time for that kind of stuff.
Mungkin karena sekarang ada lebih banyak yang harus dipikirin ya, banyak yang diurusin, banyak yang rasanya lebih penting.
Not to say that love is unimportant thing, but well, we are not in that "cinta monyet" era anymore.

Kalo aku cinta sama kamu ya oke. Kalo kamu juga cinta sama aku ya fine.
Tapi kalo aku maupun kamu ga ada niatan serius, berkomitmen dan menjalani hubungan yang penting untuk dijalani, ya mending cinta itu jadi sebatas perasaan aja deh.
Toh ga ada salahnya kalo dua orang yang saling mencintai tetap berteman dan menyemangati.
Nanti juga kita bisa liat: Kalo jodoh, udah bisa yakin untuk komitmen, pasti bakalan jadi temen hidup; Kalo nggak jodoh ya tetep bisa temen maen.

Simple but not simple. Iya aku tau, karena kalo udah ada perasaan pasti pengen memiliki.
Tapi haaahhh, kalo sadar ntar nggak serius, terus akhirnya putus, sama aja kan? Bedanya cuma sakitnya di awal, atau sakitnya dipupuk belakangan.

Oke, aku udah feel good to tell others in this blog. Aku pamit pengen baca novel dulu. Bye 👋

Comments

Popular posts from this blog

Surat untuk cinta pertama saya

Untuk kamu, yang sepuluh tahun lalu, membuat saya hanyut dalam nyanyian lagu First Love, Nika Costa yang diputar di radio. Untuk kamu, yang sepuluh tahun kemudian, membuat saya terisak saat membaca webtoon Matahari 1/2 Lingkar. Hai! Apa kabar? Saya harap kabar kamu baik-baik saja seperti terakhir kali kita mengobrol lewat pesan Facebook, tujuh tahun yang lalu. Kalau dihitung-hitung, ternyata saya sudah kenal kamu selama dua belas tahun, ya? Selama itu juga saya tidak pernah benar-benar melupakan kamu. Hhhh, kenangan tentang kamu, kenapa rasanya sangat membekas? Saya sudah berkali-kali minta pada Tuhan, agar tempat otak saya menyimpan memori tentang kamu itu diformat saja. Biar saya bisa simpan materi-materi biokimia yang bikin saya nangis kejer di semester dua dulu, di situ. Tapi, sepertinya belum dikabulkan. Saya masih saja ingat banyak hal tentang kamu. Saya masih ingat hari di mana saya pertama kali melihat kamu; di lantai dua, tepat di depan ruang guru. Saat itu bel istirahat baru ...

as an INFJ

Yes, as an INFJ... I'm judging. I'm just not telling you... the things you don't wanna hear. I won't put much effort and energy to have arguments with someone else.

:)

I don't know why I fell in love with you, but I felt safe and secure. I could tell what I feel and you listened to me, yo'd never judged me. Dia ngehargain banget ketika aku butuh tenangin diri sendiri dulu. Dia paham kalo aku perlu waktu untuk bener-bener ngerespon emosi sedih dan kecewa aku. Dia tau gimana cara menghadapi dan memvalidasi perasaan dan emosi orang lain. Dia ga maksa aku untuk cerita dan nyelesein semuanya dalam satu waktu. I can't thank enough, bagi aku rotasi stase mayor yg itu cukup berat. Tapi dengan dia, rasanya bisa aku lewati dengan lebih mudah. Jujur sulit banget buat move on. Tapi setelah malam itu dia kasi penjelasan, harusnya aku bisa lebih lega untuk ngelepasin perasaan ini satu persatu. Makasih banget karena udah jadi bagian dari kenangan manisku, terutama saat koas. Aku berharap semoga suatu hari nanti kamu bisa dapet pasangan yang baikkkk banget, yg bisa menambahkan kebahagiaan dalam hidup kamu d...