Bisakah kita memutuskan diri dengan masa lalu? Rasa sakit, emosi, sedih, marah... yang berawal dari letupan-letupan bahagia yang pertama kali kita rasakan; yang disebut cinta pertama. Bukankah masa itu sudah usai? Bukankah kita tidak akan pernah bertemu lagi? Saya tahu kamu sekarang entah di mana. Kamu juga bahkan tidak tahu kalau saya sekarang sedang menulis ini. Bukannya saya seharusnya sudah lupa kenangan-kenangan itu? Yang mungkin... hanya saya yang seringkali mengingatnya. Saya berkali-kali menebak, mengapa ketika itu tentang kamu, saya selalu saja gagal berdamai dengan diri sendiri? Sudah lebih dari satu dekade. Saya pikir saya harus minta maaf agar saya lega. Tapi hingga saat ini saya memang tidak cukup berani. Namun, setelah itu saya berpikir, apakah saya akan benar-benar berdamai setelah minta maaf denganmu? Apakah saya telah melakukan dosa besar kepadamu? Apa yang saya lakukan kepadamu di masa lalu? Apakah dulu saya sejahat itu? Dua hari ini saya bermimpi tentangm...
there is always something in your mind that you can't say, but you can write.