Pergi ke sebuah tempat, jauh dari perkotaan, melintasi hutan lebat, kemudian berujung di sebuah rumah di tepi danau. Rumah itu kecil, teduh, terbuat dari kayu-kayu, namun kokoh sekali, berwarna cokelat dan berbau seperti pohon mahoni. Lalu, saat itu akhir siang menjelang sore, hujan baru reda tapi cuaca masih lembab, gerimis masih turun, aku sedang di tempat tidur, di bawah selimut sambil memandangi langit dan danau dari jendela. Kemudian aku beranjak ke dapur, membuat teh hangat dan mengambil buku dari raknya. Aku kembali ke tempat tidur, meletakkan teh di atas meja samping tempat tidur, lalu membaca lembar demi lembar buku fiksi yang sedang kupegang. Langit teduh dan mulai gelap, cuaca masih setengah mendung, atau karena sudah hampir senja? Burung-burung terlihat berkicau-kicau di antara ranting pohon, sementara katak mengoceh di sekitar danau. Mungkin sedang kawin atau bertelur. Tak terasa, malam sudah tiba, buku sudah habis dibaca, teh hanya tersisa...