Well, sebelumnya, mungkin postingan ini bakal kontroversial? Or whatsoever.
But it happened to me, dan ini masih mengganggu pikiran dan hatiku.
I don't blame anyone, but that one always stuck in my head over the time.
Aku selalu suka konsul sama dosen pembimbingku, cerita banyak, atau nanya-nanya tips. She's such a wise, humble and kind person.
Tapi dari setiap kesempatan untuk konsul, ternyata ga setiap waktu bisa konsul sama beliau. Ada kalanya saat beliau keluar kota, aku diminta untuk konsul ke pembimbing lain.
And that's the problem.
Not to compare, but how can I not compare?
Ketika aku dapet nilai jelek, pembimbingku selalu nyemangatin dengan bilang: "harus semangat lagi belajarnya, kamu pasti bisa di semester ini untuk perbaikin nilainya, kalo nilainya di atas seengaknya aman buat PPDS, bukan suatu hal yang mutlak sih, tapi in case buat ngeback-up syarat-syarat yang lain."
In the other hand, ketika aku konsul sama pembimbing lain waktu semester 3, pembimbing tersebut bilang: "kok nilainya segini, dek? Kalo nilai kamu segini kamu mau kerja di mana? Sedangkan PNS aja begini begini begini, apalagi kalo mau lanjut kuliah. Kamu tuh harusnya belajar lebih rajin dong, dek. Baru semester 3 aja kamu udah kayak gini, gimana di semester-semester selanjutnya?"
Dan yang paling aku kecewa, pas konsul beberapa minggu lalu, dikonsulin ke beliau lagi, beliau menyinggung masalah personalku, menanyakan tentang kehidupan keluargaku.
I feel like being invaded by sensitive words, sensitive context. And. It's. Not. Her. Zone. To. Ask. And. Give. Advice. About. My. Personal. Life.
That's why, aku sangat berharap ga pernah dialih-konsulkan ke beliau lagi.
Aku berharap konsulku sama pembimbing asliku aja.
I know I'm not perfect, I'm not a good student, tapi apakah dengan demikian aku ga berhak dapet semangat yang pantas seperti orang lain?
It's just my thoughts, bukan bermaksud menjelek-jelekkan orang lain, lagipula aku ga call-out nama siapapun. Sometimes I just get depressed and want to explode them into an article. No, maybe a diary.
Thanks for reading, I even didn't think it should be red by people but yeah whatever.

Comments
Post a Comment
Hi! I highly respect a nice comment