Skip to main content

whatcha did ta?



Gue ga tau ta maksud lo apa selama hampir 4 minggu ini.
It was not supposed to be like that between us.
Lo tau lo siapa, dengan siapa lo sekarang, dan lo tau gue siapa, dengan siapa gue sekarang. Lo masih aja memperjelas apa yg terjadi antara gue dan dia, why? just to make me down?

Lo inget kan malam itu? You asked me to came with you, dan kenapa lo bisa-bisanya, dan beraninya, grab my hand and ngepuk-puk kepala gue waktu gue ketakutan abis lo kagetin di samping kamar mayat?!

Lo boleh bukain pintu, nemenin gue, beliin makanan, bawain barang, ngasi makanan ke piring gue and any other services karena gue tau lo act of service garis keras and I WON'T MELT I SWEAR.
Tapi... once you touch me. How dare you? I don't know "whether you know that I am a physical touch kind-of-love language or not"
Lo tuh udah sama orang lain! And you know I'm having crush with your bestie kan?

Ta, lo bener-bener tega. You left me feeling guilty sama cewe lo yg super baik itu.
Fortunately kita ga partneran minggu ini dan gue akhirnya mutusin ngga jaga igd bareng sama lo. Cause if I do, gue bakal jahat bgt sih sama cewe lo.

Gue ga pernah ada rasa sama lo ta, lo tau siapa yg gue suka selama ini. Don't ever you dare to touch me anymore. Please.

Comments

Popular posts from this blog

Surat untuk cinta pertama saya

Untuk kamu, yang sepuluh tahun lalu, membuat saya hanyut dalam nyanyian lagu First Love, Nika Costa yang diputar di radio. Untuk kamu, yang sepuluh tahun kemudian, membuat saya terisak saat membaca webtoon Matahari 1/2 Lingkar. Hai! Apa kabar? Saya harap kabar kamu baik-baik saja seperti terakhir kali kita mengobrol lewat pesan Facebook, tujuh tahun yang lalu. Kalau dihitung-hitung, ternyata saya sudah kenal kamu selama dua belas tahun, ya? Selama itu juga saya tidak pernah benar-benar melupakan kamu. Hhhh, kenangan tentang kamu, kenapa rasanya sangat membekas? Saya sudah berkali-kali minta pada Tuhan, agar tempat otak saya menyimpan memori tentang kamu itu diformat saja. Biar saya bisa simpan materi-materi biokimia yang bikin saya nangis kejer di semester dua dulu, di situ. Tapi, sepertinya belum dikabulkan. Saya masih saja ingat banyak hal tentang kamu. Saya masih ingat hari di mana saya pertama kali melihat kamu; di lantai dua, tepat di depan ruang guru. Saat itu bel istirahat baru ...

as an INFJ

Yes, as an INFJ... I'm judging. I'm just not telling you... the things you don't wanna hear. I won't put much effort and energy to have arguments with someone else.

:)

I don't know why I fell in love with you, but I felt safe and secure. I could tell what I feel and you listened to me, yo'd never judged me. Dia ngehargain banget ketika aku butuh tenangin diri sendiri dulu. Dia paham kalo aku perlu waktu untuk bener-bener ngerespon emosi sedih dan kecewa aku. Dia tau gimana cara menghadapi dan memvalidasi perasaan dan emosi orang lain. Dia ga maksa aku untuk cerita dan nyelesein semuanya dalam satu waktu. I can't thank enough, bagi aku rotasi stase mayor yg itu cukup berat. Tapi dengan dia, rasanya bisa aku lewati dengan lebih mudah. Jujur sulit banget buat move on. Tapi setelah malam itu dia kasi penjelasan, harusnya aku bisa lebih lega untuk ngelepasin perasaan ini satu persatu. Makasih banget karena udah jadi bagian dari kenangan manisku, terutama saat koas. Aku berharap semoga suatu hari nanti kamu bisa dapet pasangan yang baikkkk banget, yg bisa menambahkan kebahagiaan dalam hidup kamu d...